Loading.....
PENELITIAN | PENGUJIAN | PELATIHAN | BIMBINGAN TEKNIS

[PRONAS] Sharing Pengetahuan Persiapan SNI Konverter Kit ke Palembang

Tim Peneliti Puslit SMTP-LIPI mempunyai kegiatan penelitian prioritas nasional (PRONAS) yaitu konversi energi dalam bidang minyak dan gas bumi, atau yang lebih dikenal dengan `Tim Peneliti Pronas`. Sebagai bagian dari kegiatan penelitian yang sudah dijadwalkan, tim peneliti pronas berkunjung ke Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Sumatera Selatan, untuk mendiskusikan dua hal, yaitu: sharing pengetahuan dalam rangka mengumpulkan informasi terkait dengan penelitian konversi energi, yaitu pengalihan penggunaan Converter kit BBM (Bahan Bakar Minyak) ke BBG (Bahan Bakar Gas) dan pemakaian energi alternatif DME (Dimenthyl ether) untuk kompor gas, yang kedua yaitu kemungkinan adanya kerja sama penelitian maupun pelatihan. Converter kit yang dimaksud adalah sebuah alat pengalih dari bahan bakar minyak ke bahan bakar gas pada kendaraan yang digunakan sebagai alternatif dalam pembatasan gas bahan bakar minyak bersubsidi.

Dipilihnya Palembang sebagai daerah salah satu sampling tujuan penelitian, karena pada tahun 2009 Pemerintah telah mencanangkan penggunaan Converter kit berbahan bakar gas. Pada saat itu pertama kali diterapkan pada kendaraan angkutan umum (angkutan kota) sebanyak 660 buah, dan atas inisiatif pemerintah pusat dan dibangun satu unit SPBG (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas). Tahun 2011 Pemerinta menambah empat unit SPBG yang hingga saat ini belum beroperasi. Dan pada tahun 2012, jumlah pengguna Converter kit pada angkutan kota semakin menurun drastis, dengan perhitungan menjadi kurang lebih sekitar 150 buah pada angkutan kota. Kendala utama penyebabnya adalah para supir angkutan kota tersebut mengalami kesulitan untuk memelihara mesin yang menggunakan Converter kit, ditambah dengan kesadaran sopir angkutan kota tersebut belum terbangun akan pentingnya konversi bahan bakar ini, serta kurangnya dukungan Pemerintah dalam menjamin infrastruktur.

Pada tahun ini juga, Kota Palembang dipilih kembali oleh Pemerintah Pusat untuk menerima 400 unit Converter kit yang digunakan pada beragam kendaraan seperti mobil dinas, angkutan kota dan taksi yang menggunakan injeksi. Pemerintah juga berencana melaksanakan pemasangan Converter kit untuk bus transmisi yang dirancang berbahan bakar gas. Rencana ini bukan tanpa kendala di lapangan, sehingga tetapi, sehingga pemasangannya ditunda hingga tahun depan, dimana kewenangan diserahkan pada Dinas Perhubungan Kota Palembang.

Untuk energi alternatif seperti gas DME yang nantinya akan digunakan untuk substitusi pengganti LPG sebagai bahan bakar kompor gas di rumah tangga dan telah menjadi bagian dari penelitian ini, Pemkot Palembang belum ada program pemanfaatan DME untuk peralatan rumah tangga. Akan tetapi Dinas Pertambangan dan Energi, mempunyai program pemanfaatan energi alternatif yang lain, seperti pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro, PLTS (sel surya) dan yang sedang dilakukan adalah pemanfaatan biogas untuk keperluan rumah tangga.

Tim penelitian pronas mengutarakan bahwa LIPI telah mempunyai pengalaman dalam membantu dan menerapkan biogas sebagai energi alternatif untuk keperluan rumah tangga di daerah Lembang dan Cilengkrang, Bandung. Pengalaman ini menarik minat Dinas terkait untuk sharing informasi lebih jauh. Hasil diskusi ini akan segera ditindaklanjuti dengan merealisasikan kerja sama melalui suatu MoU atau dalam bentuk kesepakatan lain untuk memenuhi permintaan pihak Dinas Pemerintah Kota Palembang. Secara umum LIPI diminta bantuannya dalam mewujudkan Desa Mandiri yang menggunakan alternatif biogas maupun PLTS (sel surya) di desa-desa terpencil, dan yang menjadi desa percontohan adalah Prabumulih.

Disisi lain Dinas Pertambangan dan Energi juga mempunyai UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) yang membawahi laboratorium-laboratorium untuk pengujian batubara, kimia mineral dan kimia air, lingkungan hidup dan mektan. Salah satu laboratorium uji yang sudah terakreditasi ISO/IEC 17025:2005 adalah laboratorium pengujian batubara yang didapat pada tahun 2010 dengan nomor sertifikat akreditasi LP-450-IDN. Laboratorium milik Pemerintah ini penting keberadaanya karena di Palembang banyak sekali industri pengolahan batubara dan eksplorasi bumi, sehingga diperlukan laboratorium uji untuk menjamin bahwa produk yang dibuat oleh industri tidak melanggar aturan dan mencemari lingkungan.

Secara umu ISO/IEC 17025 merupakan sebuah standar yang diakui secara internasional dan pengakuan formal kompetensi laboratorium pengujian dan atau kalibrasi melalui akreditasi dan digunakan secara luas sebagai persyaratan diterimanya hasil pengujian dan kalibrasi yang diperlukan oleh berbagai pihak di dunia.

Laboratorium pengujian terakreditasi sebagai jaminan mutu pada prakteknya masih banyak menemui kendala yang terkait perannya sebagai filter dari produk dan limbah yang dihasilkan oleh industri. Sehingga penggunaan laboratorium milik Pemerintah Kota Palembang ini belum optimal penggunaanya. Di masa yang akan datang, Pemerintah Kota Palembang mengharapkan adanya kerja sama antara pihak LIPI dengan dinas terkait dalam bentuk pelatihan, bimbingan teknis maupun konsultasi di bidang pengelolaan laboratorium sesuai dengan ISO/IEC 17025:2005.

Diposting oleh syah,jak,dm Pada 19-Juli-2012 03:02:29

Kembali Share via facebook

   
PUSAT PENELITIAN SISTEM MUTU DAN TEKNOLOGI PENGUJIAN
LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA (P2SMTP-LIPI)
Kawasan Puspiptek Gedung 417 Setu, Tangerang Selatan, Banten Indonesia
Telp : (+62-21) 7560 227, 75871137, 75871130, Fax : (+62-21)7560227, 75871137
email : smtp@mail.lipi.go.id, amteq@mail.lipi.go.id, bkj@ujimutu.com, sp_pustan@mail.lipi.go.id