Loading.....
PENELITIAN | PENGUJIAN | PELATIHAN | BIMBINGAN TEKNIS

LABORATORIUM TEKNOLOGI PENGUJIAN PERALATAN KESEHATAN

Jaminan mutu (quality) dan jaminan keselamatan (safety) merupakan suatu persyaratan yang sangat mendasar untuk dipenuhi agar suatu produk dapat bersaing dengan produk dari luar dan aman digunakan oleh masyarakat pengguna. Oleh karena itu diperlukan suatu laboratorium pengujian peralatan kesehatan yang mengacu kepada suatu standar tertentu yang tertelusur baik nasional maupun internasional.

Kompetensi :
melakukan penelitian mengenai metode dan sistem uji untuk peralatan kesehatan juga melakukan jasa pengujian peralatan kesehatan yang berbasis kelistrikan.

Peralatan yang dimiliki :

  • Scopemeter :
    merupakan high performance oscilloscope yang bisa juga digunakan untuk aplikasi pemeliharaan peralatan medical imaging seperti untuk X-ray, MRI, Nuclear Medicine dan Ultrasound.
  • Thermo-Hygrometer :
    Merupakan alat ukur temperature dan kelembaban dengan akurasi yang cukup tinggi yang sangat cocok untuk dipakai baik di laboratorium maupun di Industri.
  • Environment Multimeter : Merupakan alat untuk mengukur parameter-parameter yang ada dalam peralatan kesehatan seperti temperature, kelembaban relatif, gas flow, pengukuran tekanan.
  • Thermal Imager :
    Merupakan alat untuk mengukur temperature dengan menggunakan infa merah sebagai sensornya dengan model seperti kamera. Alat ini bisa mengambil gambar yang kemudian dianalisis sehingga bisa diketahui temperaturnya pada daeah-daerah yang diinginkan.
  • Electrical Safety Analyzer :
    Merupakan alat uji yang digunakan untuk menguji keselamatan (safety) dari suatu peralatan kesehatan maupun rumah sakit yang berbasis kelistrikan. Pengujian yang bisa dilakukan adalah kebocoran arus (leakage current), daya tahan perlindungan pembumian (Protective Earth Resistance), daya tahan isolasi (Insulation Resistance) dan juga bisa mensimulasi sinyal electrocardiograph (ECG). Standar yang biasa digunakan dalam pengujian peralatan kesehatan untuk keselamatan adalah mengacu pada IEC 60601-1 series : Medical Electrical Equipment ; Part 1. General Requirement for Safety.
  • ECG Monitor :
    Alat ini merupakan alat simulasi pasien untuk membangkitkan sinyal ECG arrithmias, tekanan darah, maupun respiratori yang digunakan untuk menganalisis fungsi dan unjuk kerja dari alat electrocardiograph (ECG). Dengan mengunakan alat ini,. kita bisa sensimulasikan juga normal sinus rhythm, sinus tachycardia dan bradycardia, ventricular and sinus asystole, atrial dan ventricular tachycardia dan banyak lagi yang lainnya.

    Lingkup standar uji yang digunakan pada pengujian ECG adalah :

    1. IEC 60601-2-25 : Medical electrical equipment-Part 2-25: Particular requirements for safety of electrocardiographs
    2. IEC 60601-2-47 Ed. 1.0 b : Medical electrical equipment - Part 2-47: Particular requirements for the safety, including essential performance, of ambulatory electrocardiographic systems.
    3. IEC 60601-2-27 Ed. 2.0 b : Medical electrical equipment - Part 2-27: Particular requirements for the safety, including essential performance, of electrocardiographic monitoring equipment
    4. IEC 60601-2-51 Ed. 1.0 b : Medical electrical equipment - Part 2-51: Particular requirements for safety, including essential performance, of recording and analysing single channel and multichannel electrocardiographs.
  • Fetal Simulator :
    Merupakan simulator untuk mensimulasikan parameter-parameter fetal seperti ultrasound simulation, maternal ECG simulation, fetal ECG.
  • EEG Simulator : Alat untuk membangkitkan sinyal electroenchepalograph (EEG) dan digunakan untuk memonitor fungsi dan unjuk kerja dari alat EEG. Lingkup standar uji yang digunakan adalah IEC 60601-2-26 Ed. 2.0 b : Specifies the particular safety requirements for electroencephalographs, i.e. devices to produce an electroencephalogram.
  • Temperatur Monitor :
    Merupakan suatu alat untuk menguji atau memperbaiki peralatan yang digunakan untuk mengukur temperatur dengan mensimulasikan kenaikan temperatur sebanyak 1 derajat.
  • Non-Invasive Blood Pressure (NIBP) Simulator and Tester :
    Alat yang digunakan untuk menguji dan menganalisis alat NIBP. NIBP simulator juga bisa mensimulasikan tekanan darah untuk menguji fungsi dan unjuk kerja alat kesehatan baik neonatal maupun adult non-invasive blood pressure. Lingkup standar uji yang digunakan adalah IEC 60601-2-30 Ed. 2.0 en : Medical electrical equipment - Part 2-30: Particular requirements for the safety, including essential performance, of automatic cycling non-invasive blood pressure monitoring equipment.
  • SpO2 Monitor :
    SpO2 Monitor atau Pulse Oximeter Simulator adalah suatu alat yang berfungsi sebagai virtual pasien khususnya jari tangan untuk menguji alat pulse oximeter. Simulator ini mensimulasikan pasien dengan berbagai kondisi kandungan oksigen dalam darah. Lingkup standar uji yang digunakan adalah ISO 9919 Ed. 2.0 en : Medical electrical equipment - Particular requirements for the basic safety and essential performance of pulse oximeter equipment for medical use.
  • Defibrillator Analyzer :
    Merupakan suatu alat untuk menguji fungsi dan unjuk kerja alat defibrillator. Defibrillator analyzer ini secara akurat menguji karakteristik-karakteristik keluaran dari defibrillator seperti besarnya keluaran energi serta mengukur waktu pengisian (charge time) dari defibrillator dan juga bisa menguji parameter-parameter untuk non-invasive pacemakers. Lingkup standar ujinya adalah IEC 60601-2-4 Ed. 2.0 b : Medical electrical equipment - Part 2-4: Particular requirements for the safety of cardiac defibrillators.
  • External Pacemaker Analyzer :
    Analyzer ini digunakan untuk menganalisis baik tranvenous maupun trancutaneous external pacemaker. Alat ini selain bisa mengukur keluaran pulse seperti rate, current, volts, pulse width dan AV internal juga bisa mengukur amplitude sensitivity, output leakage, dan lain-lain. Lingkup untuk pengujian ini adalah IEC 60601-2-31 Ed. 1.0 b : Medical electrical equipment - Part 2: Particular requirements for the safety of external cardiac pacemakers with internal power source.
  • Incubator Analyzer :
    Incubator Analyzer adalah suatu alat uji untuk mengukur kondisi-kondisi yang ada di dalam alat incubator seperti temperature, kelembaban, tingkat kebisingan, dan karakteristik aliran udara. Adapun lingkup standar uji untuk pengujian ini adalah :
    1. IEC 60601-2-19 Ed. 1.0 b : Medical electrical equipment. Part 2: Particular requirements for the safety of baby incubators
    2. IEC 60601-2-20 Ed. 1.0 b : Medical electrical equipment. Part 2: Particular requirements for the safety of transport incubators.
  • Infusion Device Analyzer :
    Infusion Device Analyzer adalah suatu alat untuk menguji unjuk kerja suatu alat infusion pump. Alat ini mengukur flow dan volume cairan infus yang diberikan alat infusion pump dan juga mengukur occlusion-pressurenya. Lingkup standar uji untuk pengujian ini adalah IEC 60601-2-24 Ed. 1.0 en : Medical electrical equipment - Part 2-24: Particular requirements for the safety of infusion pumps and controllers.
  • Ventilator (Gas Flow) Analyzer :
    Ventilator analyzer adalah suatu alat uji untuk mengukur parameter-parameter yang ada dalam alat ventilator seperti inspiratory dan expiratory tidal volume, expiratory minute volume, breath rate, low flow test parameters, high-flow test parameters, low and high pressure parameter juga bisa digunakan untuk pengkuran konsentrasi oksigen. Standar uji yang biasa digunakan adalah IEC 60601-2-12 Ed. 2.0 en : Medical electrical equipment - Part 2-12: Particular requirements for the safety of lung ventilators - Critical care ventilators.
  • Peritoneal Dialysis Analyzer :
    Alat ini digunakan untuk mengukur parameter-parameter cairan dialysis yang digunakan pada alat peritoneal dialysis seperti konduktiviti, temperature, tekanan, aliran cairan (flow), pH dan juga voltage. Standar yang digunakan adalah IEC 60601-2-39 Ed. 1.0 b : Medical electrical equipment - Part 2-39: Particular requirements for the safety of peritoneal dialysis equipment.
  • Electrosurgery Analyzer :
    Electrosurgery analyzer adalah suatu alat yang digunakan untuk menganalisis fungsi dan unjuk kerja alat electrosurgical berfrekuensi tinggi. Parameter-parameter yang di uji adalah pengukuran distribusi power secara otomatis, dan crest factor dari alat electrosurgical. Standar yang digunakan pada pengujian ini adalah IEC 60601-2-2 Ed. 4.0 b : Medical electrical equipment - Part 2-2: Particular requirements for the safety of high frequency surgical equipment.
  • Endoscopy System Test Kit :
    Merupakan suatu alat untuk menganalisis kabel fiber dan sumber cahaya yang digunakan dalam alat endoscope. Lingkup standar yang digunakan adalah IEC 60601-2-18 Ed. 2.0 b : Medical electrical equipment - Part 2: Particular requirements for the safety of endoscopic equipment.
  • CT Phantom :
    CT phantom adalah suatu alat yang digunakan untuk menganalisis unjuk kerja CT scanner yang berfungsi sebagai pengganti manusia. Phantom ini digunakan didalam CT scanner untuk mendapatkan gambar baik kepala maupun badan. Phantom ini dapat mengukur parameter-parameter seperti beam alignment and noise, linearity and contras, slice thickness, spatial resolution and size uniformity, serta contrast sensitivity dari gambar/foto yang dihasilkan oleh CT scanner. Lingkup standar ujinya adalah IEC 61223-2-6 Ed. 2.0 b : Evaluation and routine testing in medical imaging departments ; Part 2-6: Constancy tests ; Imaging performance of computed tomography X-ray equipment.
  • X-ray radiation (X-ray Test Device) :
    Alat ini digunakan untuk mengevaluasi keluaran radiasi dari suatu alat x-ray system. Alat ini bisa mengevaluasi peralatan kesehetan seperti pulsed floro, cine, CT, portable, mammographic, dental, radiographic, fluoroscopic, low, medium and high frequency machines. Lingkup standar uji yang digunakan adalah IEC 61223-2-6 Ed. 2.0 b : Evaluation and routine testing in medical imaging departments : Part 2-6: Constancy tests : Imaging performance of computed tomography X-ray equipment.
  • MRI Phantom :
    Phantom ini digunakan untuk mengevaluasi gambar-gambar kritis dari parameter-parameter alat Magnetic Resonance Imaging (MRI). Parameter-parameter yang bisa dievaluasi dengan alat ini adalah slice orientation, slice thickness, interslice distance, aspect ratio, magnetic field uniformity, radio-frequency signal uniformity, spatial resulation, T1 and T2 value, dan modular transfer function. Standar uji yang digunakan adalah IEC 62464-1 Ed. 1.0 b : Magnetic resonance equipment for medical imaging - Part 1: Determination of essential image quality parameters.
  • Ultrasound Phantom :
    Phantom ini digunakan untuk mensimulasikan karakteristik-karakteristik ultrasound yang sering ditemukan dalam tubuh manusia. Karakteritik-karakteristik ultrasound yang dapat disimulasikan dengan alat ini adalah linieritas, axial and lateral resolution, depth calibration, dan juga dead zone measurement.
  • Ultrasound Wattmeter :
    Ultrasound Wattmeter adalah suatu alat untuk mengukur power dari ultrasound.

Diposting oleh jak Pada 01-Juli-2013 09:58:33

Kembali Share via facebook
   
PUSAT PENELITIAN SISTEM MUTU DAN TEKNOLOGI PENGUJIAN
LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA (P2SMTP-LIPI)
Kawasan Puspiptek Gedung 417 Setu, Tangerang Selatan, Banten Indonesia
Telp : (+62-21) 7560 227, 75871137, 75871130, Fax : (+62-21)7560227, 75871137
email : smtp@mail.lipi.go.id, amteq@mail.lipi.go.id, bkj@ujimutu.com, sp_pustan@mail.lipi.go.id