Loading.....
PENELITIAN | PENGUJIAN | PELATIHAN | BIMBINGAN TEKNIS

Penduga Jarak Aman di Tol secara Opto-Elektronik

Mengingat sarana penduga jarak aman di jalan tol yang berupa sticker yang dipasang di bagian belakang kendaraan dinilai oleh beberapa orang sebagai hal yang kurang artisik, maka dua tahun kemudian saya menemukan cara yang lebih baik sebagai substitusi sarana tersebut, dan ada fungsi lain yang ditambahkan, walaupun fungsi utamanya tetap menjaga jarak aman yang dimaksud.

Adapun metode penampilan pada invensi yang didaftarkan patennya pada 18 Desember 2015 dengan nomor pendaftaran dan judul paten: P00 2015 08521, "Sistem penampil marka opto-elektronik untuk menginformasikan jarak aman antar dua kendaraan", tampil dengan memanfaatkan tampilan LCD yang lebih lengkap, yaitu "0" untuk jarak 100 m, "9" untuk jarak 90 m, hingga "3" untuk jarak 30 m, bahkan dapat ditambahkan dengan yang 20 m, 10 m, 5 m, bahkan dengan sebuah kalimat peringatan. Lebih jauh dapat dikembangkan dalam bentuk lain, misalnya animasi iklan apapun baik iklan dalam bentuk tayangan diam atau bergerak.Tentu saja, perwujudan invensi ini dalam bentuk finalnya dijual dengan harga yang lebih mahal, karena memerlukan layar LCD yang dipasang di bagian belakang kendaraan, misalnya ditempelkan pada kaca belakang sebuah kendaraan.Sebagaimana terlihat pada Gambar dengan pemaparan angka 7, menunjukkan bahwa kendaraan bermarka ini melaju dengan kecepatan 70 km/jam, sehingga ketika pengemudi kendaraan yang ada di belakangnya datang dari jauh tidak melihat angka tersebut dengan jelas, kemudian mendekat dan melihat angka 7 dalam keadaan jelas, maka pada saat itulah jarak antara kendaraan bermarka ini dan kendaraan yang menghampiri dari belakang berjarak 70 m, artinya berada pada jarak aman. Jika kemudian mendekat lagi berarti pada jarak yang kurang dari 70 m yang berarti tidak aman dan berpotensi tabrakan beruntun jika terjadi kecelakaan atau melakukan pengereman secara mendadak pada pendaraan bermarka. Jika angka 7 tak terlihat jelas, maka jaraknya lebih jauh dari 70 m.Namun demikian perlu diperhatikan bahwa marka ini hanya berlaku ketika mata pengemudi yang membuntutinya normal atau menggunakan kaca mata koreksi atau lensa kontak koreksi, sebagaimana ketika tes mata saat ujian SIM (Surat Izin Mengemudi). (Sugiono)

Sumber: blog intra.lipi.go.id

Diposting oleh hard Pada 29-Juli-2016 15:01:09

Kembali Share via facebook
   
PUSAT PENELITIAN SISTEM MUTU DAN TEKNOLOGI PENGUJIAN
LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA (P2SMTP-LIPI)
Kawasan Puspiptek Gedung 417 Setu, Tangerang Selatan, Banten Indonesia
Telp : (+62-21) 7560 227, 75871137, 75871130, Fax : (+62-21)7560227, 75871137
email : smtp@mail.lipi.go.id, amteq@mail.lipi.go.id, bkj@ujimutu.com, sp_pustan@mail.lipi.go.id