Loading.....
PENELITIAN | PENGUJIAN | PELATIHAN | BIMBINGAN TEKNIS

Kaizen: small scale, small success and continuous

Bertepatan dengan hari buruh internasional, Selasa 1 Mei 2012, bertempat di auditorium hall Universitas Nasional -- yg didirikan oleh Sutan Takdir Alisyahbana--, pasar minggu, jaksel, seminar kaizen (continuous improvement, CI) oleh WGTT (work group for technology transfer) bekerja sama dengan Kaizen, Unas, mengadakan seminar, yang dihadiri sekitar 100 orang, yang hampir 80 persen-nya adalah mahasiswa unas.

Di undangan tercantum jam 9:00 mulai, tetapi karena kemacetan jakarta yang menghambat kedatangan para instruktur, akhirnya jam 9:30 baru dimulai dengan sambutan dari unas, kemudian langsung presentasi tentang lean leadership oleh D.J. Duarte, VP Asia/Senior Lean Practitioner perusahaan Kaizen.

Cara presentasi D.J. sangat menarik, suara-nya yang besar dan berat, membahana di seluruh ruangan seminar, tanpa mik & speaker. DJ menjelaskan tentang kaizen (CI) dengan contoh Toyota Production System (TPS), seperti yang tertulis di buku Toyota Culture (Toyota Way), yang banyak perusahaan yang bisa mencontoh atau membuat sistem sejenis TPS, tetapi tak pernah berhasil mengungguli TPS, karena prinsip kaizen yang small scale, small win/small success, continuous adalah filosofi-nya, dan memang tak kelihatan di permukaan, dan tidak serta merta terwujud dengan TPS yang dicangkokkan di perusahaan lain.

Menurut DJ, yang selama 11 tahun berdinas di militer angkatan laut AS, dan 20 tahun tinggal di Jepang, dan menjadi yunior/bimbingan Mr.Kato (tokoh kunci TPS & kaizen di Toyota), sistem adalah kombinasi antara process, people & connection. Bila salah satu hal tak ada, maka sistem tidak akan berjalan sebagaimana yang diharapkan.

Di sesi pagi ada workshop kecil, para peserta diminta utk menandai angka-angka yang tertulis di selembar kertas, kemudian di-kaizen, menandai lagi, yg menjadi contoh nyata kaizen, peningkatan hingga 100 persen lebih kemampuan para peserta.Di sesi siang hari, DJ meminta 16 orang voluntir menjadi kelinci percobaan, yg dibagi menjadi 2 tim, dan masing-masing tim diminta memindahkan 4 bola, dipertandingkan, dan diberi jatah waktu untuk berdiskusi, untuk meng-kaizen sistem, berapa efisiensi yang bisa didapatkan oleh ke-2 tim, dan peserta lainnya diminta mengomentari pelajaran apa yang bisa diambil dari simulasi tersebut.

Sebelum acara ditutup, ada presentasi dari Daijiro Muto-san, yang menceritakan kisah suksesnya menerapkan kaizen di perusahaannya mutofa.co.jp, dg staf 6 orang, yang punya spesialisasi mengukur kebocoran air, gas, listrik dll bagi industri.

Semoga semangat kaizen dapat menyebarluas di Indonesia, setelah disosialisasikan di Universitas Muhamadiyah Yogyakarta di hari sebelumnya, dan dihadiri oleh 200 orang, dan di Unas yang dihadiri 100 orang tsb. Tidak tertarikkah kita mengimplementasikan kaizen di organisasi kita, di keluarga kita, di diri kita?. (Agus Fanar syukri)

Sumber: blog intra.lipi.go.id

Diposting oleh hard Pada 01-Mei-2012 15:12:42

Kembali Share via facebook
   
PUSAT PENELITIAN SISTEM MUTU DAN TEKNOLOGI PENGUJIAN
LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA (P2SMTP-LIPI)
Kawasan Puspiptek Gedung 417 Setu, Tangerang Selatan, Banten Indonesia
Telp : (+62-21) 7560 227, 75871137, 75871130, Fax : (+62-21)7560227, 75871137
email : smtp@mail.lipi.go.id, amteq@mail.lipi.go.id, bkj@ujimutu.com, sp_pustan@mail.lipi.go.id