Loading.....
PENELITIAN | PENGUJIAN | PELATIHAN | BIMBINGAN TEKNIS

Mengapa Perlu Standar Sistem Manajemen Mutu ISO 9001 di Lembaga Litbang?

Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001 adalah sebuah sistem yang dipercaya akan mampu menuntun kepada manajemen untuk mengelola organisasinya dengan lebih baik. Sayangnya, hingga saat ini masih banyak yang mempercayai bahwa sistem manajemen mutu ISO 9001 hanya bisa diaplikasikan di unit-unit organisasi swasta, atau organisasi yang berorientasi ke bisnis, yang harus menjaga dan melakukan kontrol terhadap mutu produk, baik berupa barang mau pun jasa, sehingga mampu bersaing dengan organisasi/perusahaan lainnya. Padahal berbagai hasil penelitian maupun praktek-praktek di industri menyatakan bahwa ISO 9001 ini menjadi basis dicapainya kinerja organisasi yang bermutu dan kompetitif. Salah satu contohnya adalah penerapan ISO 9001 di organisasi publik yang dilakukan oleh pemerintah Nigeria misalnya, ternyata mampu mendongkrak kredibilitas pemerintah, meningkatkan efisiensi dan efektifitas organisasi dalam memberikan layanan kepada masyarakatnya.

Ke depan, BATAN, BPPT, Bapeten, Bakosurtanal, LAPAN, LIPI dan lembaga riset lainnya, sebagai organisasi lembaga litbang diharapkan semakin meningkat perannya dalam rangka meningkatkan daya saing perekonomian Indonesia melalui penerapan dan penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermutu, berdaya guna tinggi dan aplikatif. Beberapa unit organisasi setingkat eselon II (satuan kerja) dan bahkan UPT (Unit Pelayanan Teknis), telah memiliki sifat-sifat layanan komersial, sehingga layanan jasanya diharapkan bisa bersaing dengan layanan jasa dari institusi lainnya.

Pelanggan litbang, tentu memerlukan produk layanan yang terjamin mutunya, diterima pada waktu yang diperjanjikan serta mendapatkan harga yang bersaing. Untuk itu, penting bagi kita selalu berfikir bagaimana menjaga mutu layanan, baik barang atau pun jasa yang diberikan, dan sedapat mungkin terjadi peningkatan mutu yang berkelanjutan. Untuk keperluan tersebut, penting bagi kita untuk memahami bagaimana sistem ini berjalan, persyaratan yang diperlukan, serta seberapa jauh masing-masing satker bisa menganalisis kesiapannya untuk mengadopsi SMM ISO 9001:2008.

SMM akan menjadi alat yang akan membantu sebuah organisasi, termasuk lembaga litbang, untuk merencanakan, melaksanakan, memantau, mengevaluasi sistem kerja kita sehingga kita bisa bekerja dengan efisien, efektif dan memberikan kepuasan kepada pelanggan mereka.

Bukan berarti dengan ISO 9001: 2008 akan mendorong satker untuk berorientasi ke bisnis, tetapi cara-cara pengelolaan organisasi yang berorientasi kepada kepuasan pelangganlah yang harus menjadi perhatian lembaga-lembaga litbang. Dengan upaya-upaya pemberian layanan yang terbaik kepada pelanggan, dengan menggunakan manajemen yang diakui secara internasional, diharapkan bahwa lembaga litbang akan semakin diperhitungkan keberadaannya di tanah air. Pola –pola A-B-G (Academician, Business-Government) dapat didorong untuk bisa diperluas dengan meningkatnya kepercayaan industri kepada lembaga litbang sebagai pemasok iptek yang handal. (Agus Fanar Syukri)

Sumber: blog intra.lipi.go.id

Diposting oleh hard Pada 11-Mei-2009 15:14:38

Kembali Share via facebook
   
PUSAT PENELITIAN SISTEM MUTU DAN TEKNOLOGI PENGUJIAN
LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA (P2SMTP-LIPI)
Kawasan Puspiptek Gedung 417 Setu, Tangerang Selatan, Banten Indonesia
Telp : (+62-21) 7560 227, 75871137, 75871130, Fax : (+62-21)7560227, 75871137
email : smtp@mail.lipi.go.id, amteq@mail.lipi.go.id, bkj@ujimutu.com, sp_pustan@mail.lipi.go.id